Perkenalkan, saya....

Abu Noor
Posts: 1
Joined: Wed Jun 08, 2016 7:16 am

Perkenalkan, saya....

Postby Abu Noor » Thu Jun 09, 2016 11:17 am

Perkenalkan, saya Abu Noor.... new member.... pengguna VW Golf 1.4 TSI MK7 CBU.
Berhubung forum Nuvolks ini rada sepi, untuk sedikit meramaikan, selain memperkenalkan diri, ijinkan saya berbagi pengalaman dengan VW Golf walaupun pengalaman ini sebenarnya bukan contoh yang baik dalam berkendara.

Sekira bulan Agustus 2015 saya traveling ke Jawa Tengah mengendarai VW Golf (kondisi standar) yang sudah nongkrong di carport sejak awal tahun. Malam terakhir traveling, saya dan istri menginap di Hotel Laras Asri di kota Salatiga. Sekitar pukul 5 pagi kami start meninggalkan hotel menuju rumah di Tangerang. Jalanan kota Salatiga agak lengang karena masih pagi. Mobil saya pacu menuju arah Tol Bawen - Semarang. Di tol ke arah Semarang mobil juga saya pacu dengan kecepatan tinggi. Selepas tol saya juga masih bisa memacu mobil dengan kecepatan mencapai lebih dari 100 kpj dengan kondisi lalu lintas normal Pantura. Tiba di kota Tegal sekitar pukul 8:30 dan kami istirahat sarapan selama sekitar 30 menit. Kemudian kami lanjutkan perjalanan dan sempat mengisi bbm di kota Tegal. Sepanjang Tol Palikanci dan Tol Cipali mobil bisa dipacu hingga jarum menunjuk angka 200 kpj (beda +/- 1-3 kpj dibanding dengan kecepatan di GPS). Gak ada gejala getar atau limbung. Cuma nyali aja yang getar dan perut kembung. Itupun karena jauh di depan mulai terlihat barisan kendaraan lain sehingga kecepatan saya kurangi. Posisi gigi saat itu mentok di 6, padahal setahu saya mobil ini 7 percepatan. Saya baru sadari setelah sampai Tol Cikampek ternyata saya pakai mode Sport sehingga perkiraan saya dengan mode Sport mentok hanya di gigi 6 (apa benar?). Sepanjang Tol Cikampek mobil cuma dapat dipacu dengan kecepatan 100 - 160 kpj karena lalu lintas cukup ramai dan itu terasa lambat karena sebelumnya dipacu di atas itu. Singkat cerita, kami sampai rumah dan masuk carport sekira pukul 12 siang. Jadi perjalanan pulang Salatiga - Tangerang ditempuh selama sekitar 7 jam (berangkat selama 12 jam perjalanan).

Permasalahan sepanjang perjalanan adalah banyaknya kendaraan lain yang terpancing untuk mengejar. Padahal saya tidak memancing atau memotong jalur mereka dan saya berusaha menghindari cara mengemudi yang provokatif. Murni hanya memacu mobil sekencang-kencangnya saja di jalur di mana saya berada. Dan anehnya yang sering terpancing adalah mobil bermesin besar/SUV seperti Fortuner, Pajero atau CRV. Dan hasilnya bisa ditebak. Mungkin mereka berpikir mobil dengan mesin besar pasti lebih unggul. Kebetulan saya pasang dashcam depan dan belakang sehingga perjalanan selama 7 jam tersebut bisa saya rekam.

Pengalaman di atas hanya keingintahuan saya akan kemampuan VW Golf semata dan bukan contoh yang baik dalam berkendara. Saya juga kapok mengemudikan mobil dengan cara seperti itu. Mengendarai mobil dengan kecepatan sangat tinggi cepat merusak cat mobil karena banyak serangga, kerikil dan debu kasar menghantam keras body mobil khususnya kap mesin. Selain itu juga banyak pengemudi kendaraan lain akan terpancing untuk mengejar, sekalipun dengan logika waras kejar-kejaran di jalan umum tidak menghasilkan kebaikan apapun dan malah bisa didoakan celaka oleh pengguna jalan lainnya.

Saya simpulkan bahwa VW Golf 1.4 TSI MK7 (mungkin juga yang GTI) adalah mobil sport (?) yang sangat nyaman dikendarai ke luar kota. Ground clearance cukup memadai. Posisi mengemudi nyaman begitu juga penumpang di sebelah. Saat mencapai 200 kpj istri masih bisa tidur pulas di kursi sebelah. Saat menginjak rem agak keras pada kecepatan tinggi pun tetap stabil/tidak limbung. Konsumsi bbm cukup irit, rata-rata sekitar 1:14. Pertamax Plus pun mudah ditemui di sepanjang jalan. Sebelum meminang VW Golf saya sempat test drive Mini Cooper dan terasa keras seperti naik bajaj (maaf ini pendapat saya sebagai orang awam). Kalau saya pakai GTI pasti bakal lebih cepat sampai? Belum tentu! Bisa-bisa tidak akan pernah sampai rumah alias modar di jalan. Jadi untuk aktifitas biasa TSI sudah lebih dari cukup.

Kekurangannya sejauh ini rumah lampu/headlamp berembun dan ada sedikit genangan air bila kehujanan serta banyak bangkai nyamuk dan ngengat kecil di dalamnya.

Demikian pengalaman saya semoga jangan dijadikan inspirasi.

Return to “Introduce yourself”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests